PRIYOSO — Pemerintah Desa Priyoso menggelar agenda krusial dalam rangka arah pembangunan dan tata kelola demokrasi desa. Pada Jumat, 31 Juli 2026, telah sukses dilaksanakan rangkaian acara Musyawarah Desa (Musdes) dan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes), yang dirangkaikan dengan Sosialisasi Pengisian Anggota BPD Desa Priyoso.
Kegiatan terpadu yang dipusatkan di Balai Desa Priyoso ini dihadiri oleh Kepala Desa Priyoso beserta perangkat desa, BPD, tokoh masyarakat, tokoh agama, keterwakilan kelompok perempuan, pemuda, serta lembaga kemasyarakatan desa lainnya.
Agenda utama dimulai dengan pembahasan penyusunan Rancangan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun 2027 serta penampungan Usulan Pembangunan untuk Tahun 2028. Melalui wadah Musdes dan Musrenbangdes ini, seluruh elemen masyarakat diberikan ruang terbuka untuk menyampaikan aspirasi, usulan program prioritas, hingga kebutuhan infrastruktur dan pemberdayaan ekonomi warga.
Proses musyawarah berjalan secara partisipatif dan transparan untuk memastikan bahwa setiap usulan yang disepakati benar-benar berorientasi pada kebutuhan riil dan kesejahteraan masyarakat Desa Priyoso.
Selain fokus pada perencanaan pembangunan, agenda dilanjutkan dengan Sosialisasi Pengisian Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Priyoso. Sosialisasi ini merupakan tahap awal yang penting dalam menyongsong pergantian serta pengisian keanggotaan BPD periode mendatang.
Masyarakat dibekali pemahaman teknis mengenai mekanisme pendaftaran, tahapan penjaringan, hingga alokasi keterwakilan wilayah dan keterwakilan perempuan. Hal ini bertujuan agar proses regenerasi lembaga BPD berjalan secara demokratis, jujur, adil, dan transparan.
Pemerintah Desa Priyoso mengapresiasi keaktifan seluruh warga dan perwakilan lembaga yang hadir dalam memberikan sumbangsih pemikiran.
"Rangkaian acara hari ini merupakan wujud nyata keterbukaan dan kepedulian kita bersama terhadap kemajuan Desa Priyoso. Perencanaan RKPDes 2027 dan usulan 2028 yang matang, ditopang dengan persiapannya lembaga BPD yang kuat, akan menjadi fondasi kokoh bagi pembangunan desa yang berkelanjutan," ungkap perwakilan Pemerintah Desa Priyoso.
Seluruh hasil kesepakatan dalam Musdes dan Musrenbangdes tersebut selanjutnya dituangkan dalam berita acara sebagai pedoman kerja pemerintah desa dalam menyusun program prioritas pembangunan ke depan.
