Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Camat Karangbinangun, Bapak Arief Fakhruddin Al Hakim, S.STP., M.AP., bersama jajaran Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Karangbinangun dan jajaran perangkat Desa Sambopinggir. Kehadiran unsur pemerintah kecamatan dan pemerintah desa menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian tradisi serta penguatan nilai-nilai kebersamaan di tengah masyarakat.
Kirab tumpeng menjadi salah satu bagian penting dalam rangkaian perayaan Sedekah Bumi. Tumpeng, yang dikenal sebagai simbol rasa syukur dan doa, memiliki makna mendalam bagi masyarakat. Tradisi ini mencerminkan harapan agar kehidupan warga senantiasa diberikan keselamatan, kesehatan, ketenteraman, serta kelancaran dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Melalui tradisi kirab dan selametan, masyarakat diajak untuk terus menjaga warisan budaya yang telah tumbuh dan berkembang secara turun-temurun. Kegiatan ini bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan juga sarana untuk mempererat tali silaturahmi, menumbuhkan semangat gotong royong, serta memperkuat rasa persatuan dan kepedulian sosial antarwarga.
Pelaksanaan selametan dalam rangka Sedekah Bumi juga mengandung nilai spiritual dan sosial yang kuat. Ungkapan rasa syukur diwujudkan melalui doa bersama serta kebersamaan masyarakat dalam mengikuti rangkaian kegiatan. Nilai-nilai tersebut menjadi pengingat pentingnya menjaga hubungan harmonis antara manusia, lingkungan, dan Sang Pencipta.
Partisipasi masyarakat dalam kegiatan ini turut menunjukkan bahwa tradisi lokal masih memiliki tempat penting dalam kehidupan sosial warga Desa Sambopinggir. Di tengah perkembangan zaman, pelestarian budaya daerah menjadi bagian dari upaya menjaga identitas desa sekaligus mewariskan nilai-nilai luhur kepada generasi muda.
Pemerintah Desa Sambopinggir berharap kegiatan Sedekah Bumi dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai agenda budaya yang mampu memperkuat kerukunan, kebersamaan, dan semangat membangun desa. Dukungan dari pemerintah kecamatan, jajaran Muspika, perangkat desa, serta seluruh elemen masyarakat menjadi modal penting dalam menjaga keberlangsungan tradisi tersebut.
Melalui Kirab Tumpeng dan Selametan Sedekah Bumi Tahun 2026, masyarakat Desa Sambopinggir diharapkan senantiasa memelihara rasa syukur, menjunjung tinggi nilai gotong royong, serta bersama-sama mewujudkan desa yang aman, rukun, sejahtera, dan penuh keberkahan.
Sedekah Bumi bukan sekadar tradisi, melainkan wujud rasa syukur, pelestarian budaya, dan penguat persaudaraan demi Sambopinggir yang semakin harmonis dan sejahtera.